Dalam Proses ISBN
November 2026
Modernisasi Pendidikan Islam Di Era Digital
Penulis: Dr. Moh. Solehuddin, M.Pd.
Kutipan / Intisari Buku
Buku Modernisasi Pendidikan Islam di Era Digital membahas secara komprehensif dinamika, tantangan, dan arah pembaruan pendidikan Islam dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi, Revolusi Industri 4.0, dan Society 5.0. Modernisasi pendidikan Islam tidak hanya dipahami sebagai proses mengadopsi teknologi digital, tetapi juga sebagai upaya merekonstruksi paradigma keilmuan, kelembagaan, pedagogi, dan tata kelola pendidikan agar tetap relevan dengan perubahan zaman tanpa kehilangan identitas, tradisi keilmuan, serta nilai-nilai fundamental Islam.
Pembahasan diawali dengan penguatan fondasi konseptual, historis, dan filosofis pendidikan Islam. Pendidikan Islam diposisikan sebagai proses pembentukan manusia berilmu dan beradab melalui integrasi konsep tarbiyah, ta'lim, dan ta'dib. Pengalaman historis modernisasi lembaga pendidikan Islam di Indonesia memperlihatkan kemampuan institusi keislaman dalam beradaptasi terhadap perubahan sosial dan politik. Selanjutnya, paradigma integrasi-interkoneksi ditawarkan sebagai landasan untuk mengatasi dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum, sehingga keduanya dapat dikembangkan secara dialogis dalam kerangka tauhid dan kemaslahatan.
Pada dimensi transformasi digital, buku ini menguraikan perubahan ekosistem pendidikan Islam yang mencakup pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan lembaga, pengembangan sistem pembelajaran, serta perluasan akses pendidikan. Berbagai model pembelajaran berbasis digital, seperti Computer-Based Instruction, Web-Based Instruction, blended learning, digital social learning, dan pembelajaran adaptif berbasis kecerdasan buatan, dibahas sebagai alternatif inovasi pedagogis. Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) juga dianalisis secara kritis, terutama terkait personalisasi pembelajaran, efisiensi evaluasi, pengembangan materi, serta batas-batas epistemologis dan etisnya dalam pendidikan agama.
Selanjutnya, buku ini menekankan pentingnya digitalisasi kurikulum, penguatan kompetensi pendidik melalui kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK), serta pembentukan literasi digital Islami. Guru tidak hanya dituntut menguasai teknologi dan metode pembelajaran modern, tetapi juga berperan sebagai teladan moral dan pembimbing spiritual di ruang digital. Di sisi lain, berbagai tantangan seperti kesenjangan akses teknologi, penyebaran informasi keagamaan yang tidak tervalidasi, perundungan siber, ketergantungan perangkat digital, pelanggaran privasi, dan degradasi etika menjadi perhatian penting dalam proses modernisasi.
Sebagai penutup, buku ini merumuskan strategi dan peta jalan modernisasi pendidikan Islam melalui prinsip utama: "Tradisi sebagai Fondasi, Inovasi sebagai Strategi, Nilai Islam sebagai Orientasi." Prinsip tersebut menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus ditempatkan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas akses ilmu pengetahuan, dan memperkuat efektivitas kelembagaan, sedangkan nilai tauhid, adab, sanad keilmuan, dan tujuan pembentukan insan kamil tetap menjadi landasan serta orientasi utama.
Dengan demikian, buku ini menawarkan perspektif bahwa modernisasi pendidikan Islam bukanlah pilihan antara mempertahankan tradisi atau menerima inovasi, melainkan kemampuan mengintegrasikan keduanya secara kritis, selektif, dan bertanggung jawab. Pendidikan Islam masa depan diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul secara intelektual, cakap dalam memanfaatkan teknologi, kokoh dalam keimanan, serta memiliki akhlak dan keadaban dalam kehidupan masyarakat digital.
Pembahasan diawali dengan penguatan fondasi konseptual, historis, dan filosofis pendidikan Islam. Pendidikan Islam diposisikan sebagai proses pembentukan manusia berilmu dan beradab melalui integrasi konsep tarbiyah, ta'lim, dan ta'dib. Pengalaman historis modernisasi lembaga pendidikan Islam di Indonesia memperlihatkan kemampuan institusi keislaman dalam beradaptasi terhadap perubahan sosial dan politik. Selanjutnya, paradigma integrasi-interkoneksi ditawarkan sebagai landasan untuk mengatasi dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum, sehingga keduanya dapat dikembangkan secara dialogis dalam kerangka tauhid dan kemaslahatan.
Pada dimensi transformasi digital, buku ini menguraikan perubahan ekosistem pendidikan Islam yang mencakup pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan lembaga, pengembangan sistem pembelajaran, serta perluasan akses pendidikan. Berbagai model pembelajaran berbasis digital, seperti Computer-Based Instruction, Web-Based Instruction, blended learning, digital social learning, dan pembelajaran adaptif berbasis kecerdasan buatan, dibahas sebagai alternatif inovasi pedagogis. Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) juga dianalisis secara kritis, terutama terkait personalisasi pembelajaran, efisiensi evaluasi, pengembangan materi, serta batas-batas epistemologis dan etisnya dalam pendidikan agama.
Selanjutnya, buku ini menekankan pentingnya digitalisasi kurikulum, penguatan kompetensi pendidik melalui kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK), serta pembentukan literasi digital Islami. Guru tidak hanya dituntut menguasai teknologi dan metode pembelajaran modern, tetapi juga berperan sebagai teladan moral dan pembimbing spiritual di ruang digital. Di sisi lain, berbagai tantangan seperti kesenjangan akses teknologi, penyebaran informasi keagamaan yang tidak tervalidasi, perundungan siber, ketergantungan perangkat digital, pelanggaran privasi, dan degradasi etika menjadi perhatian penting dalam proses modernisasi.
Sebagai penutup, buku ini merumuskan strategi dan peta jalan modernisasi pendidikan Islam melalui prinsip utama: "Tradisi sebagai Fondasi, Inovasi sebagai Strategi, Nilai Islam sebagai Orientasi." Prinsip tersebut menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus ditempatkan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas akses ilmu pengetahuan, dan memperkuat efektivitas kelembagaan, sedangkan nilai tauhid, adab, sanad keilmuan, dan tujuan pembentukan insan kamil tetap menjadi landasan serta orientasi utama.
Dengan demikian, buku ini menawarkan perspektif bahwa modernisasi pendidikan Islam bukanlah pilihan antara mempertahankan tradisi atau menerima inovasi, melainkan kemampuan mengintegrasikan keduanya secara kritis, selektif, dan bertanggung jawab. Pendidikan Islam masa depan diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul secara intelektual, cakap dalam memanfaatkan teknologi, kokoh dalam keimanan, serta memiliki akhlak dan keadaban dalam kehidupan masyarakat digital.
Sinopsis & Deskripsi Lengkap
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, Revolusi Industri 4.0, dan Society 5.0, pendidikan Islam menghadapi tantangan besar untuk bertransformasi tanpa kehilangan identitas, tradisi keilmuan, dan nilai-nilai fundamentalnya. Bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengorbankan adab, spiritualitas, dan tujuan pembentukan manusia beradab?
Buku Modernisasi Pendidikan Islam di Era Digital karya Dr. Moh. Solehuddin, M.Pd. menghadirkan kajian analitis dan komprehensif mengenai arah pembaruan pendidikan Islam dalam menghadapi perubahan zaman. Pembahasannya mencakup fondasi filosofis dan historis pendidikan Islam, transformasi kelembagaan, inovasi model pembelajaran digital, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam proses pendidikan.
Tidak hanya mengulas peluang teknologi, buku ini juga mengkaji berbagai persoalan mendasar, seperti kesenjangan digital, perubahan otoritas keilmuan, degradasi moral, disinformasi keagamaan, serta tantangan etika dalam ruang digital. Melalui pendekatan integrasi-interkoneksi, konsep ta'dib, kerangka TPACK, dan berbagai studi kasus kelembagaan, pembaca diajak memahami modernisasi pendidikan Islam secara kritis, adaptif, dan berorientasi pada nilai.
Pada akhirnya, buku ini menegaskan bahwa modernisasi bukanlah tentang meninggalkan tradisi demi teknologi, melainkan mengintegrasikan keduanya secara bijaksana. Tradisi sebagai Fondasi, Inovasi sebagai Strategi, Nilai Islam sebagai Orientasi menjadi prinsip utama dalam membangun pendidikan Islam yang unggul, berkemajuan, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.
Sebuah referensi penting bagi akademisi, dosen, peneliti, mahasiswa, pendidik, pengelola lembaga pendidikan Islam, serta para pemangku kebijakan dalam merancang masa depan pendidikan Islam di era digital.
Rekomendasi Terbitan
Buku Terkait
INOVASI TEKNOLOGI REKAYASA DALAM TRANSFORMASI SISTEM INDUSTRI MODERN
Ekonomi Digital dan Transformasi Bisnis Strategi, Inovasi, dan Peluang dalam Era Industri Modern